Home / Lifestyle

Rabu, 1 Februari 2023 - 17:12 WIB

Dinkes Pandeglang Klaim Angka Kematian Ibu dan Anak Menurun

LONCENG RAKYAT – Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang mengklaim kasus angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, dirinya memaparkan beberapa data sederhana dari tahun ke tahun.

“Tren angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang terus mengalami penurunan setiap tahunya, tercatat kasus angka kematian ibu dan bayi pada tahun 2021 sekitar 41 kasus, dan pada tahun 2022 jumlah tersebut menurun menjadi 31 kasus,” katanya di Salah Satu Hotel di Pandeglang, Rabu (1/2/2023).

Dewi mengatakan, hal tersebut merupakan hasil dari kerja semua pihak dan elemen yang telah membantu.

“Menurunnya kasus angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang berkat kerja keras semua pihak, dari mulai Bupati, Wakil Bupati, Stakeholder serta masyarakat yang bahu membahu ikut serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang,“ ucapnya.

Ia menegaskan, untuk menurunkan kasus angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang, Dinkes Pandeglang terus berupaya melakukan berbagai strategi diantaranya melakukan pendampingan melalui tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, lintas sektor dan sebagainya.

Dinkes melakukan upaya gerakan-gerakan persiapan persalinan bagi ibu yang memiliki penyakit komplikasi, melakukan peningkatan kompetensi bagi para petugas tenaga kesehatan serta melakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi kepada para remaja putri, karena bagaimana pun nantinya mereka adalah calon ibu yang akan melahirkan, jadi harus memiliki kualitas kesehatan yang baik.

“Menurunkan kasus angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang berdampak pada kenaikan peringkat di Provinsi Banten, tahun 2021, Pandeglang berada di posisi kedelapan, dan pada tahun ini Pandeglang berada di posisi ke empat kasus angka kematian tertinggi di Banten,“ tuturnya.

Baca Juga  Berdagang Demi Sambung Hidup Sambil Sekolah Berbuah Beasiswa dari Bupati Pandeglang

Ia berharap angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang bisa dieliminasi, bahkan sampai nol persen,

“Itu kami terus membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk terus melakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar lebih intens memeriksakan kesehatannya, supaya kasus kematian ibu dan bayi ini bisa terus mengalami penurunan,” harapnya

Sementara , Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Ratu Lina Marlina, Ia mengatakan kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2021 sebanyak 41 kasus, sedangkan di tahun 2022 turun 10 kasus menjadi 31 kasus.

“Penurunannya kasus kematian ibu dan bayi berkat kerjasama semua stakeholder serta peran masyarakat, sehingga penurunan angka kematian ibu dan bayi bisa diminimalisir dengan cara pencegahan dan penangananya,” ujarnya.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pandeglang, dengan cara mengintervensi calon ibu dengan memberikan vitamin dan tablet tambah darah setiap minggu, sepanjang tahun, mulai dari usia 12 sampai 18 tahun, ” imbuhnya.

LR-02***

Share :

Baca Juga

Lifestyle

Erick Thohir Beri Bantuan Satu Unit Motor kepada Ibu Ojol, Kelompok Milenial: Selalu Menginspirasi!

Lifestyle

Dorong Minat Olahraga, Camat Cikedal Fasilitasi Warga dengan Memberikan ini

Lifestyle

Puluhan Mahasiswa Ikuti Pendidikan Dasar Organisasi LMND

Lifestyle

Tips Merawat Tanaman Hias di Rumah

Lifestyle

Difasilitasi Asuransi Kesehatan, 165 Mahasiswa STKIP Syekh Manshur Diterjunkan ke Masyarakat

Lifestyle

Alfredo Resmi Dilantik jadi Dirut Leppami Pandeglang, Sampaikan Konsep ini

Lifestyle

BPBD Sosialisasikan Siaga Bencana Sejak Dini kepada Murid PAUD

Lifestyle

HMI Pandeglang Diskusikan Potensi Daerah, PAD dan Peluang Lewat ‘Kopi Senja’